Potret Jiwa Para Jutawan

Mari melihat secara singkat sejumlah karakteristik para penabung hebat, tipikal seorang jutawan. Latihan ini bukan bertujuan untuk mengakumulasi kekayaan yang bisa disimpan di dunia ini, ini bertujuan untuk menemukan sejumlah teknik sukses yang diberikan orang lain yang seharusnya berguna bagi anda dalam meraih tujuan anda untuk menabung.

Tom Stanley dan William D. Danko menghabiskan lebih dari 20 tahun mewawancarai ribuan jutawan berkenaan dengan kebiasaan gaya hidup mereka dan kemudian menulis satu buku berjudul The Millionaire Next Door. Mereka mengusir mitos bahwa tipikal seorang jutawan adalah mereka yang mengendarai mobil mewah atau Rolls Royce, tinggal dalam villa berharga milyaran, memakai jam tangan Rolex dan mengenakan adi busana mahal. Tipikal jutawan dan milyarder lebih seperti mereka yang mau mengendarai mobil bekas keluaran General Motor, tinggal di rumah dengan harga rata-rata, mengenakan jam tangan biasa, dan membeli busana yang biasa saja - bahkan mungkin busana mereka telah kena diskon.

Karakteristik tunggal terbesar dari milyader perlihatkan adalah kehidupan dalam nilai-nilai mereka. Mereka adalah penabung yang hebat, bukan pembelanja yang hebat. Tipikal jutawan adalah sederhana dan menabung atau menginvestasikan sebagian besar pendapatannya. Secara rata-rata, tipikal jutawan menabung dan menginvestasikan 20% dari pengdapatan mereka, berlawanan dengan rata-rata orang (di Amerika) yang hanya menabung kurang dari 5% pendapatan mereka. Mereka bebas hutang dan tidak memiliki barang yang digadaikan atau bahkan hutang mobil.

Kebanyakan jutawan telah membuat keberuntungan mereka sendiri di generasi mereka - mereka bukan kaya karena menang lotere, memenangkan uang lewat game di TV. Banyak dari mereka adalah wiraswasta usaha kecil yang bekerja di "bisnis biasa-biasa saja" seperti penyemprot hama, kontraktor lantai bangunan atau bisnis las/pengelasan barang-barang logam. Kebanyakan jutawan bekerja 45 hingga 55 jam dalam seminggu. Hampir semua hanya menikah sekali dan tetap menikah. Kebanyakan jutawan tidak memiliki nilai akademis yang tinggi dan sepertinya mereka tidak tidak masuk hitungan untuk sukses sewaktu berada di SMA-nya. Hampir semua jutawan adalah diciptakan, tidak menerima warisan dan sedikit bantuan financial dari kerabatnya.

Tipikal milyarder dan jutawan menghabiskan banyak uang bagi pelayanan yang dapat menolong mereka merencanakan keuangan mereka lebih baik lagi seperti perencana perumahan, akuntan, dan pengacara yang punya spesialisasi melindungi bangunan dan kesehatan. Mereka juga berinvestasi di bidang pendidikan. Secara tipikal mereka memiliki broker, namun mereka membuat keputusan investasi sendiri. Tipikal milyarder dan jutawan juga meraih hasil sepanjang waktu melalui disiplin, kerja keras dan focus pada tujuan. Tipikal para jutawan juga tinggal di lingkungan tetangga dimana 75% penduduknya justru bukan orang kaya seperti mereka. Mereka pada prinsipnya bukan orang yang suka menyendiri.

Buku The Millionaire Next Door membuat satu point penting - dua orang dengan pendapatan yang sama, posisi dalam kehidupan yang serupa, tinggal berhadapan satu sama lain, namun dapat berbeda untuk kemampuan : yang pertama melakukan tiga kali pembayaran untuk kehilangan rumahnya, yang lainnya dapat mencukupi kehidupannya secara finasial yang cukup hingga 10 tahun atau lebih tanpa memiliki pendapatan sampingan. Perbedaan antara keduanya adalah cara mereka membelanjakan uang dan kebiasaan menabung.